Jawab tuduhan FBI, China: Kami lebih memimpin dalam pengembangan vaksin Covid-19!

Sumber: Channelnewsasia.com,People's Daily | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China meradang. Penyebabnya apalagi kalau bukan soal tuduhan Amerika yang mengatakan bahwa peretas dan mata-mata asal China berusaha mencuri bahan penelitian dan pengembangan obat Covid-19 milik AS. Kementerian Luar Negeri China dan para ahli menegaskan, Tiongkok sebenarnya lebih memimpin dalam pengembangan vaksin.

Melansir The New York Times, FBI dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sedang bersiap untuk mengeluarkan peringatan bahwa peretas dan mata-mata China tengah berupaya untuk mencuri penelitian Amerika tentang pengembangan vaksin dan obat untuk virus corona.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Zhao Lijian dalam konferensi pers rutin pada hari Senin, China memimpin dalam riset dan pengembangan vaksin Covid-19 dan terapi lainnya.

Melansir People's Daily, dia membantah laporan yang tidak berdasar dan mengatakan segala upaya untuk mencoreng atau menjebak China tanpa bukti adalah perilaku tidak bermoral.

Tiongkok dengan tegas melindungi keamanan siber dan selalu menentang dan menindak segala bentuk serangan dunia maya, kata Zhao.

People's Daily juga menuliskan, saat ini, China tengah mengembangkan tiga vaksin tidak aktif dan satu rekombinan yang telah dimasukkan ke dalam uji klinis. Tiga di antaranya telah memasuki fase kedua uji klinis, termasuk vaksin tidak aktif yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech, sebuah perusahaan yang berbasis di Beijing

Ketua Sinovac Yin Weidong mengatakan kepada media pada hari Minggu bahwa perusahaan akan memulai produksi percontohan kandidat vaksin COVID-19 yang tidak aktif pada bulan Juli.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada 3 Mei bahwa vaksin Covid-19 mungkin tersedia di AS pada akhir tahun 2020.

Para ahli China membantah tuduhan AS yang tidak berdasar, mencatat bahwa kedua negara memiliki jalur pengembangan yang berbeda. Menurut seorang ahli imunologi yang berbasis di Beijing yang meminta anonimitas, China lebih fokus pada pengembangan vaksin yang tidak aktif. Sementara AS sedang mengerjakan vaksin DNA dan RNA, yang berarti materi penelitian AS akan sedikit nilainya bagi China.

Para ahli mencatat, China telah secara terbuka berbagi informasi dan data tentang virus dan epidemi dengan dunia sejak wabah. Informasi yang dibagikan secara terbuka cukup untuk penelitian China, kata pakar.

China juga bekerja sama dengan mitra asing dalam pengembangan vaksin dan obat-obatan, termasuk AS, Inggris dan Jerman.

Tuduhan AS, meskipun tidak berdasar, telah mengingatkan perusahaan dan kelompok riset China untuk melindungi teknologi mereka, kata pakar itu.

Sementara itu, Lu Xiang, seorang peneliti pada studi AS di Akademi Ilmu Sosial Tiongkok di Beijing, mengatakan kepada Global Times, AS hanya bisa membahayakan mekanisme kerja sama yang ada dengan membuat tuduhan konyol terhadap China.

"China mampu sepenuhnya meneliti dan mengembangkan vaksin Covid-19 secara mandiri. Jika AS mengklaim China mencuri datanya, maka AS perlu membuktikan bahwa ia telah mencapai lebih banyak kemajuan daripada China. Jika tidak, mengapa Cina tertarik dengan penelitian itu?" kata Lu.

Sebelumnya, Kontan memberitakan, FBI dan ahli keamanan siber meyakini, para peretas China berusaha mencuri penelitian tentang pengembangan vaksin terhadap virus corona baru.

Wall Street Journal dan New York Times melaporkan seperti Channelnews.com lansir, FBI dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS berencana untuk mengeluarkan peringatan tentang peretasan China tersebut.

Para peretas juga menargetkan informasi dan kekayaan intelektual tentang perawatan dan pengujian untuk virus corona. Kedua media itu menyebutkan, para pejabat AS menuduh para peretas itu terkait dengan Pemerintah China.

Peringatan resmi dari FBI dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS akan keluar dalam beberapa hari, ketika pemerintah dan perusahaan swasta berlomba-lomba untuk mengembangkan vaksin virus corona.

Senja Kosong Satu

Hujan reda, ku dibawah pohon
berteduh dikala lebat mengguyur Alam
Bumi bermandi kesejukkan
dikala itu senja menyapa

Panas Terik, Ku di bawah pohon
berteduh dikala panas menyengat Alam
Bumi Kering kepanasa
dikala senja itu menyapa

Langit marah melihat mu
langit marah mendengar ocehanmu
Langit marah merasa nafasmu
yang penuh tipu - tipu
Seandainya Tuhan mengabulkan doa nya tentu 
Akan diruntuhkannya dirinya

ntar lagi buka puasa.......disambung lagi ......hehehhe



Perbedaan Acak
Perbedaan itu adalah Rahmat






Rasulullah selalu melakukan I’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Kemudian pada tahun di mana beliau meninggal dunia, beliau beri’tikaf selama dua puluh hari. Ketika beliau tidak bisa i’tikaf, beliau kemudian menggantinya dengan I’tikaf sepuluh hari pertama di bulan Syawal. Tindakan Rasulullah itu merupakan bukti pentingnya ibadah i’tikaf. Kesungguhan Rasulullah untuk mengerjakan ibadah yang satu ini juga bisa menjadi motivasi bagi Anda untuk melakukan hal yang sama.
pada kesempatan ini saya ingin mengutip dalil tentang Doa Lailatul - Qadr, doa ini sering dibaca sewaktu muazim mengajak mau sholat taraweh.

Berikut Doanya :



Asyhadu an-lâ ilâha illallah, astagfirullah asalukal-jannata wa ana a’udzubika minannar. Allahuma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa fa`fu ‘anna ya Karîm. 

Apakah dzikir ini ada dalilnya?



Dzikir tersebut memuat empat bagian. Yaitu syahadat lâ ilâha illallah, istighfar, doa meminta surga dan berlindung dari neraka, serta doa permintaan maaf  kepada Allah.

Masalah keutamaan membaca syahadat lâ ilâha illallah disebutkan dalam beberapa hadits, di antaranya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ شَهِدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةُ

Barang siapa bersyahadat (bersaksi) lâ ilâha illallah, dia pasti akan masuk surga.[1]

Masalah keutamaan membaca istighfar (memohon ampun) kepada Allah disebutkan dalam beberapa hadits. Antara lain:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَالَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيكَ وَلاَ أُبَالِي يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ وَلَا أُبَالِي يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ اْلأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيتَنِي لاَ تُشْرِكُ بِي شَيْئًا لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً

Dari Anas bin Mâlik Radhiyallahu anhu , dia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman: “Wahai anak Adam, sesungguhnya selama engkau berdoa kepada-Ku dan mengharap kepada-Ku, niscaya Aku mengampuni untukmu dosa yang ada padamu, dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai awan di langit, kemudian engkau mohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampunimu, dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau menghadap-Ku dengan dosa sepenuh bumi, kemudian menemui-Ku, engkau tidak menyekutukan sesuatupun dengan-Ku, niscaya Aku menemuimu dengan ampunan seperti itu.[2]

Tentang doa meminta surga dan berlindung dari neraka ini disebutkan dalam beberapa hadits. Antara lain:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَأَلَ الْجَنَّةَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ قَالَتْ الْجَنَّةُ اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَمَنْ اسْتَجَارَ مِنْ النَّارِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ قَالَتْ النَّارُ اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنْ النَّارِ

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu , dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa meminta surga (kepada Allah) tiga kali, surga berkata,’Wahai Allah, masukkanlah dia ke dalam surga,’  dan barang siapa meminta perlindungan dari neraka (kepada Allah) tiga kali, neraka berkata.’Wahai Allah, lindungilah dia dari neraka’.” [3]

Tentang doa permintaan maaf  kepada Allah l , disebutkan dalam hadits sebagai berikut:

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللهِ أَرَأَيْتَ إِنْ وَافَقْتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ مَا أَدْعُو قَالَ تَقُولِينَ اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma , dia berkata: “Wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku, jika aku menemui malam al-qadr, doa apa yang akan aku katakan?” Beliau menjawab: “Katakanlah, Allahuma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Wahai Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi maaf, Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah aku)”.[4]

Dalam riwayat at-Tirmidzi ada tambahan karîm setelah kata ‘afuwwun, tetapi tidak ada kata-kata ya Karîm di akhirnya. Riwayat ini sebagai berikut.

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِي اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma, dia berkata: Aku berkata: “Wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku, jika aku mengetahui waktu malam al-qadr, apa yang akan aku katakan pada waktu itu?” Beliau menjawab: “Katakanlah, Allahuma innaka ‘afuwwun karîm tuhibbul-‘afwa fa’fu ‘anni (wahai Allah, sesungguhnya Engkau Mahapemberi maaf lagi Mahapemurah, Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah aku)”.[5]

Intinya dzikir di atas kandungannya benar, namun waktunya mutlak, yaitu tidak ditentukan kecuali doa terakhir yang diucapkan pada malam yang diharapkan terdapat malam al-qadr padanya. Demikian juga susunannya tidak sebagaimana tersebut dalam pertanyaan.

Oleh karena itu, jika dzikir dan doa itu diucapkan pada waktu-waktu yang tidak ditentukan, dan tidak mesti dengan susunan seperti di atas -insya Allah- tidak mengapa. Namun jika diucapkan secara rutin pada waktu yang ditentukan dan dengan susunan seperti di atas, maka hal itu dikhawatirkan termasuk dalam bid’ah idhafiyyah. Yaitu bid’ah yang pada asalnya ada dalilnya, namun cara pelaksanaannya tidak mengikuti dali.

Wallahu a’lam.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 10/Tahun Xi/1428/2008M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196. Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079]
________
Footnote
[1] HSR al-Bazzar dari Ibnu ‘Umar. Lihat ash-Shahîhah, no. 2344. Shahîhul-Jami’, no. 6318.

[2] HSR at-Tirmidzi, no. 3540. Dishahîhkan oleh Syaikh al- Albâni.

[3] HSR Ibnu Majah, no: 4340. Dishahîhkan oleh Syaikh al- Albâni.

[4] HR Ibnu Majah, no. 3850 dan Ahmad. Dishahîhkan oleh Syaikh al- Albâni.

[5] HR at-Tirmidzi, no. 3513. Dishahîhkan oleh Syaikh al- Albâni.



Sumber: https://almanhaj.or.id/5184-dalil-doa-lailatulqadr.html
Beberapa waktu yang lalu, sesaat sebelum aku tidur, aku berada di atas ranjang,
aku menoleh ke arah istriku dan aku pandangi bentuk wajahnya sementara ia lagi tidur, aku bergumam dalam hatiku:

Malang sekali dia, setelah hidup selama bertahun-tahun bersama kedua orang tua dan keluarganya, ia datang untuk tidur di samping laki-laki yang asing baginya.
Dia tinggalkan rumah orang tuanya. Dia tinggalkan bermanja-manja dengan kedua orang tuanya. Dia tinggalkan bersenang-senang di rumah keluarganya. Sekarang ia datang kepada laki-laki yang menyuruhnya untuk melakukan yang ma'ruf dan meninggalkan yang mungkar. Dia melayani laki-laki itu sesuai dengan yang diridhai Allah. Semua itu berdasarkan perintah agama, subhanallah...

Dari sini muncul pertanyaan di dalam diriku?! Kenapa sampai gampang bagi sebagian laki-laki untuk memukul istrinya dengan penuh kekerasan, setelah ia meninggalkan rumah keluarganya, kemudian datang kepadanya.

Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki untuk keluar bersama teman-temannya, kemudian ia pergi ke restoran dan ia makan tanpa mempedulikan siapa yang ada di rumahnya?!

Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki menjadikan waktu duduknya di luar rumah lebih banyak dari pada duduk bersama istri dan anak-anaknya?!

Kenapa ringan bagi sebagian laki-laki menjadikan rumahnya bagaikan penjara bagi istrinya, tidak ia ajak keluar dan juga tidak ia temani.

Bagaimana bisa gampang bagi sebagian laki-laki membiarkan istrinya tidur, sementara di dalam hatinya ada kegetiran perasaan dan di matanya ada air mata tertahan?!

Bagaimana bisa gampang bagi sebagian laki-laki pergi berjalan sementara anak-istrinya ia tinggalkan tanpa peduli dengan nasib mereka selama ia pergi.

Kenapa bisa ringan bagi sebagian laki-laki berlepas diri dari tanggungjawab yang akan ia pertanggungjawabkan di akhirat nanti sebagaimana yang di sampaikan oleh Rasulullah?!

Rasulullah bersabda:

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik bagi keluarganya."

“Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya”.
(HR. MUSLIM)


Mudah-mudahan renungan ini bermanfaat sekaligus mengingatkan kita semua.
Dzalikanews, Liputan6.com, Naples - Hari itu, 5 Februari tahun 62 Masehi. Menjelang siang di Pompeii, kota makmur dan megah di kaki Gunung Vesuvius, Italia. Tanpa peringatan, Bumi tiba-tiba berguncang hebat.

Rumah-rumah rubuh, patung-patung besar dari perunggu retak, bahkan kuil-kuil para dewa tak selamat. Orang-orang tumpah ke jalanan dengan pandangan kosong tak berdaya. Mereka bertanya, "Apa yang sesungguhnya sedang terjadi?"

Tak diketahui pasti apakah ada korban manusia kala itu. Namun, ratusan domba ditemukan mati secara misterius. Tak ada yang tahu kenapa. Kota dicekam horor dan ketidakpastian.

Di era modern, kita tahu, gempa besar adalah hasil dari aktivitas tektonik. Italia berada di zona subduksi antara lempeng Afrika dan Eurasia. Namun, bagaimana penduduk Romawi kuno memahami bencana itu?

Seorang filsuf, Seneca menuliskan kesaksian sekaligus telaahnya. "Udara yang terperangkap dalam Bumi adalah penyebab gempa. Saat bergerak di dalam tanah, ia akan menyebabkan tremor dan melepaskan uap beracun. Uap tersebut mungkin membunuh domba-domba itu," demikian kesimpulannya seperti dikutip dari situs University of Houston.

"Kematian ada di mana-mana," kata Seneca. Dan ia benar.

Pompeii memang dibangun kembali. Lebih megah, indah, lebih maju. Warganya yang sudah lupa dengan bencana, sibuk dengan urusan sehari-hari. Rumah-rumah bordil kembali beroperasi. Dunia malam pun semarak.

Namun, semua itu hanya bertahan 17 tahun. "Vesuvius (kemudian) mengangkat tangannya, berucap, 'Kita akan bertemu," demikian lirik lagu The Earthquake 62 A.D yang dinyayikan band rock progresif asal Jerman, Triumvirat.

Pada akhirnya, cahaya Pompeii lenyap selamanya. Kota itu mati.

Para ilmuwan berpendapat, gempa yang terjadi di tahun 62 Masehi adalah pendahuluan untuk malapetaka yang jauh lebih buruk: letusan gunung berapi.

Pada 24 Agustus 79, Gunung Vesuvius meletus dahsyat. Awan panas, hujan batu, dan abu yang membara mengubur Pompeii, dan tragisnya, mengabadikan saat-saat terakhir orang-orang yang ada di dalamnya.

Baru 1.600 kemudian, secara tak sengaja, Pompeii ditemukan.

Penggalian arkeologis menemukan jasad-jasad manusia yang diawetkan oleh abu, dengan segala pose. Menguak jalanan beku, tempat pelacuran yang dipenuhi fresko erotis, dan patung-patung dengan pose mesum -- menggambarkan gaya hidup bebas para penghuninya. Yang membuat Pompeii dijuluki 'kota maksiat'.

Ancaman Belum Usai

Tak jauh dari lokasi Pompeii berada, di dekat Naples para ilmuwan mengungkap keberadaan gunung berapi super, "supervolcano" tersembunyi, yang bisa membunuh jutaan manusia dalam sebuah bencana dahsyat, yang berkali lipat lebih buruk dari letusan Vesuvius.

Lumpur mendidih dengan uap belerang di area yang dikenal sebagai Campi Flegrei atau Phlegraean Field,  yang berasal dari Bahasa Yunani yang berarti  "terbakar" -- adalah penandanya.

Campi Flegrei yang 'tidur' selama lebih dari 500 tahun saat ini menjadi daya tarik wisatawan di Naples. Namun, para ilmuwan jauh-jauh hari memperingatkan, zona aktivitas seismik intensif, yang dikira sebagai "pintu neraka" oleh orang di masa lalu, bisa menyebabkan  bahaya besar bersifat global, yang bisa merenggut jutaan nyawa.

Atau secara harafiah, jutaan orang  kini tinggal di atas gunung berapi super yang berpotensi meletus di masa depan.

Campi Flegrei sejatinya mirip dengan kaldera supervolcano Yellowstone di Amerika Serikat, negara bagian Wyoming --yang bisa menghancurkan dua pertiga AS jika meletus dengan kekuatan penuh.

Namun, Campi Flegrei lebih mengkhawatirkan karena area di Italia dihuni oleh 3 juta orang.

"Area ini bisa menimbulkan letusan yang memiliki efek bencana global, sebanding dengan dampak meteorit besar," kata Giuseppe De Natale, kepala proyek pengeboran dalam bumi untuk memantau "kaldera" cair tersebut seperti dikutip dari Reuters dan dimuat Smithsonian Magazine.

Selain pertanda malapetaka Pompeii, tanggal 5 Februari juga diwarnai kejadian menarik.

Pada tahun 1971,  Apollo 14 mendarat di Bulan. Dua astronotnya berjalan di permukaan satelit bumi itu. Sementara, pada 5 Februari 1952, New York mengadopsi lampu lalu lintas 3 warna -- merah, kuning, hijau.

Di hari yang sama pada tahun 1974, putri jutawan Patty Hearst diculik. Dia adalah korban penculikan yang bersimpati dan lantas memilih bergabung dengan komplotan penculiknya. (Ein) Liputan6

Puput Melati melalui media sosial mengungkapkan sisi lain dari Habib Rizieq yang selama ini ditutupi banyak media, terutama media mainstream.

Dulu, Puput secara blak-blakan mengaku termasuk orang yang tidak menyukai Habib Rizieq. Anehnya, rasa tersebut berubah sejak pertemuan keduanya pada 2013 lalu.

Menurut Puput, ketika itu, Habib Rizieq menunjukkan sosok yang berbeda dengan yang banyak diberitakan. Sosok yang kerap bersuara lantang di setiap ceramahnya ini mau mentahnik putranya.


Tidak hanya itu, Puput meyebutkan jika keseharian Habib Rizieq ternyata jauh dari kesan “keras”.


Shock bangeet sayanyaa…krn br pertama kali liat seorang habib yg saat berdakwah lantang menyerukan kebenaran tapi sehari2nya beliau orang yg sangaat lembuutt kl bicara..jauh dr kesan yg sprt media2 tampilkan,” ungkapnya pada media IG yang dikutip Pojok Bandung.
Karena hal tersebut pula ia pun mengubah pandangannya tentang pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu.

“Sejak saat itu semua berubah 1000derajat fikiran awal saya kepada beliau.jadi malu sendiri jd merasa dosa krn berburuk sangka sm beliau..itulaah kl korban media..(termasuk saya yg jadi korban.)bener banget fix kalo ga kenal maka ga sayang,” paparnya.

Sumber : Pekanews.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia agar segera merekam data diri mereka dan membuat KTP Elektronik (KTP-El). Dalam membuat KTP El, tidak perlu lagi membawa surat pengantar dari RT/RW dan Kelurahan serta akta lahir. Cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga ke Dinas Dukcapil manapun. Bisa diurus dimana saja, tidak harus sesuai domisili penduduk.

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Prof. Zudan Arif Fakrulloh melalui siaran persnya mengatakan, Kemendagri telah memangkas 3 (tiga) prosedur pembuatan KTP-El. Ia menyebutkan, penduduk yang ingin merekam KTP-El kini tidak perlu lagi membawa surat pengantar dari RT/RW dan Kelurahan serta akta lahir.
Bagi penduduk yang belum melakukan perekaman, Kemendagri memberikan perhatian khusus dan memberikan kemudahan-kemudahan, terlebih saat ini semua data dan titik-titik pelayanan di daerah sudah terkoneksi dengan Data Center (DC) di pusat.

“Cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga ke Dinas Dukcapil manapun. Bisa diurus dimana saja, tidak harus sesuai domisili penduduk,” kata Zudan melalui siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Sesuai dengan Perpres No.112 Tahun 2013, menurut Zudan, KTP Non Elektronik sudah tidak berlaku lagi sejak 31 Desember 2014. Mulai 1 Januari 2015 penduduk sudah harus menggunakan KTP Elektronik (KTP-el).

Zudan mengingatkan, penggunaan KTP El sangat penting karena kelak semua pelayanan publik akan berbasis NIK dan KTP-El. “KTP itu seperti ‘nyawa’ penduduk, karena segala urusan mulai dari membuat SIM, BPJS, mengurus akta nikah, semua membutuhkan data KTP-el,” kata Zudan mengutip Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, beberapa waktu lalu.
Menurut Zudan, saat ini 92 lembaga pemerintah dan swasta sudah menggunakan data KTP-el dan NIK untuk akses layanan publik. Disamping hal itu, langkah tegas perlu diambil Pemerintah untuk pembaruan database, tentang jati diri penduduk Indonesia, sehingga tidak perlu lagi membuat “KTP Lokal” untuk pengurusan izin, pembukaan rekening bank, dsb.
“KTP-el juga mencegah kepemilikan KTP ganda atau KTP palsu. Dengan demikian akurasi data penduduk presisi dan dapat digunakan untuk beragam kepentingan, khususnya pelayanan publik dan perencanaan pembangunan,” jelas Zudan.

Baru 88 Persen

Mengenai realisasi perekaman data penduduk untuk penerbitan KTP El, Dirjan Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengemukakan, hingga pertengahan Agustus 2016 ini, baru 161 juta penduduk atau 88 persen yang sudah merekam data dirinya, sejak program menuju single identity diluncurkan pada bulan Februari 2011. Sisanya, masih ada sekitar 22 juta penduduk yang belum merekam data dirinya.

Sejak program KTP-El dilaksanakan pada 2011, menurut Zudan, sebanyak 514 Kabupaten/ Kota dan 6.234 Kecamatan telah disiapkan untuk dapat melakukan perekaman. Dengan rata-rata kemampuan merekam 100 orang per hari di setiap titik perekaman, maka potensi setiap harinya tidak kurang dari 600.000 atau dalam 40 hari sebesar 24 juta orang.

“Ini tentu dengan asumsi masyarakat datang ke titik perekaman. Kunci utamanya adalah kesadaran masyarakat untuk merekam data dirinya,” lanjut Zudan.

Ditambahkan Dirjen Dukcapil, bahwa Kemendagri juga melakukan “jemput bola” yaitu menghampiri masyarakat yang aksesnya sulit untuk menuju ke Dinas Dukcapil di daerahnya. “Fokus peningkatan pelayanan dan mempermudah pelayanan serta jemput bola di daerah pegunungan, terpencil dan perbatasan,” tambah Mendagri.

Sementara itu, berkenaan dengan blangko KTP-Wl, terutama untuk menyelesaikan Print Ready Record (PRR) yang sejak tahun 2012 terakumulasi 3,8 juta lebih, menurut Zudan, saat ini blangko yang tersedia sebanyak 4,6 juta. Saat ini Kemendagri sedang melakukan pergeseran anggaran Tahun Anggaran 2016 sehingga bisa menambah 5 juta blangko untuk mengantisipasi animo masyarakat dalam mengurus identitasnya.

***
Begitu pula dikutip dari laman FB Aisyah Novanarima yang sudah banyak dibagikan




Agustus kemarin Mendagri pernah bilang KTP-el bakal jadi yang pertama dicari buat urus akta nikah, registrasi nomor hape, bikin KKS dll.

Gak usah bawa surat pengantar dari RT/RW dan Kelurahan, akta lahir atau dokumen lain yang malah bikin ribet. C U K U P bawa salinan Kartu Keluarga ke Dinas Dukcapil mana aja karena pembuatan KTP-el ini emang bisa diurus dimana saja kok, gak mesti sesuai domisili.

Laporin petugas Dukcapil yang bikin ribet (kalo ada) ke 081315252921 atau 081315252912 atau 081315252920 atau ke LAPOR - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat pake format ini:

Nama :
NIK :
Kab/Kota :
No. HP :
Pengaduan/Pertanyaan :

http://www.kemendagri.go.id/…/dukcapil-kemendagri-fasilitas

Jangan mau jadi satu dari 22 juta penduduk yang belum bikin KTP elektronik!!

Apa itu Unit 731? Dan mengapa bisa menjadi terkenal dengan cerita sadis kejam sehingga menjadi sejarah kelam negara Jepang? Simak ulasannya berikut. Unit 731 adalah suatu unit rahasia untuk pengembangan senjata biologi yang dimiliki Jepang pada tahun 1937-1945. Unit ini dipimpin oleh Jenderal Ishii Shiro dan berkantor pusat di pinggiran kota Harbin dan bercabang ke Manchuria. Organisasi Jepang ini merupakan suatu kompleks laboratorium besar yang terdiri dari 150 gedung dan 5 perkemahan satelit dengan 3.000 ilmuwan dan teknisi bekerja di dalamnya.

Kegiatan di Unit 731
Eksperimen senjata biologi

Shiro-ishii
Unit 731 melakukan eksperimen pembuatan senjata biologi dengan menginfeksi tawanan perang dengan pes, antraks, kolera, wabah demam berdarah, radang dingin (frostbite), dan bahkan penyakit menular seksual. Walaupun sulit untuk mengetahui jumlah korban yang meninggal, diperkirakan sekitar 10.000 tawanan meninggal dunia akibat eksperimen yang dilakukan Jepang ini.  Para dokter yang bertugas di Unit 731 melakukan perbanyakan bakteri atau virus patogen pada organ tubuh manusia kemudian menyebarkannya ke warga desa sekitar ketika telah didapatkan jumlah patogen yang mencukupi. Organ tubuh tersebut didapatkan dari hasil pembedahan tubuh tawanan. Berbagai pembedahan bagian tubuh dilakukan untuk melihat efek dari suatu senjata biologi. Namun, pembedahan dan eksperimen yang dilakukan Jepang berlangsung dengan sadis, diantaranya adalah transfusi darah binatang ke manusia, pemecahan bola mata, pemotongan anggota tubuh dan menyambungkannya kembali ke sisi yang berlawanan, hingga percobaan pada bayi dan anak kecil yang menyebabkan kematian.

Untuk melihat efek dari penyakit yang tidak dirawat, Jepang menginfeksi pria dan wanita dengan sifilis, membekukan manusia kemudian dicairkan kembali untuk mempelajari efek pembusukan daging, menempatkan manusia pada ruangan bertekanan tinggi, dan berbagai tindakan tidak manusiawi lainnya. Mayat-mayat korban yang telah diambil organ dalamnya kemudian dibuang dan dibakar dengan krematorium.

Sejarah Unit 731

Pada tahun 1932, Ishii Shiro mendirikan suatu Laboratorium Pencegahan Epidemik di sekolah medis militer Tokyo dan Unit Togo di desa Bei-inho, sebelah tenggara kota Harbin. Laboratorium ini sempat ditutup pada tahun 1934 karena 12 orang tawanan perang lari dari fasilitas tersebut dan pasukan gerilya Cina berhasil menyerang pasukan Ishii. Dua tahun kemudian, Unit Togo dibuka kembali dan berganti nama menjadi Departemen Pencegahan Epidemik Tentara Kwantung (Unit Ishii) dan pada tahun 1940 diubah kembali menjadi Departemen Pencegahan Epidemik dan Purifikasi Air (menjadi Unit 731 pada tahun 1941). Selain di Manchuria, militer Jepang juga memiliki cabang di Beijing (Unit 1855), Nanking (Unit 1644), Guangzhou (Unit 8604), dan Singapura (Unit 9420) dengan total 20.000 staf secara keseluruhan. Masing-masing cabang melakukan eksperimen biologi dan kimia yang telah dikembangkan oleh Unit 731.

Uji senjata di Unit 731

Selain digunakan untuk uji senjata biologi, para tawanan juga dimanfaatkan untuk uji senjata. Para tawanan diikat pada jarak tertentu, diposisikan dengan sudut berbeda kemudian dilempar dengan granat, penyembur api, maupun bahan peledak. Hal ini dilakukan untuk mengukur posisi dan kisaran terbaik untuk pelepasan senjata tersebut.

Akhir perjalanan Unit 731

Pada Agustus 1945, seluruh gedung dan peralatan Unit 731 dimusnahkan dan Jenderal Ishii Shiro pergi untuk mencari bantuan kepada Amerika. Dia menemui Jenderal McArthur untuk meminta imunitas bagi bagi staf Unit 731 dan menukarnya dengan pengetahuan Jepang dalam pengembangan senjata kimia dan biologi. Pada September 1947, Amerika sepakat untuk tidak menuntut Jepang terhadap kejahatan perang yang telah mereka lakukan. Beberapa personel medis Unit 731 masih dapat menduduki posisi penting di dalam masyarakat Jepang, contohnya Jenderal Masaji Kitano. Kitano adalah orang yang menunjuk Ishii Shiro untuk memimpin Unit 731. Dia tetap menjadi orang penting di Jepang karena menjadi direktur dari Green Cross Corporation, perusahaan ternama di Jepang yang memproduksi berbagai produk darah. Ishii Shiro meninggal pada usia 69 tahun karena kanker tenggorokan (laring).

Rumor Unit 731

Unit 731 adalah sebuah pusat riset biologi dan senjata kimia yang tersembunyi, dan dikembangkan oleh unit tentara Jepang yang melakukan eksperimen berbahaya terhadap manusia selama perang Sino kedua. Unit ini bertanggung jawab atas kejahatan perang paling sadis yang dilakukan oleh Jepang, unit 731 sendiri berada di Pingfang, sebuah distrik dari Harbin yang merupakan kota terbesar di Negara boneka Jepang di Manchukuo (utara China).

Unit ini dikenal sebagai Epidemic Prevention and Water Purification Department yang dibangun oleh polisi militer Kempeitai yang dikomandoi oleh kekaisaran Jepang. Unit 731 ini sendiri dikomandoi oleh Shiro Ishii, antara 3000 sampai 25.000 orang -600 setiap tahun- diberikan oleh Kampeitai, mereka terdiri dari pria, wanita, dan anak-anak. Mereka semua mati dalam tindakan eksperimen terhadap manusia yang dilakukan di unit 731, jumlah ini belum termasuk dari unit lain yang juga melakukan eksperimen terhadap manusia.

Kebanyakan subyek penelitian adalah orang China, Korea, dan Mongolia. Sekitar 70% korban yang meninggal di unit ini adalah orang China dan 30% lainnya adalah orang Rusia. Unit 731 menjalankan sebuah kode rahasia yang disebut Maruta, dalam bahasa Jepang Maruta berarti gelonggongan kayu. Konteks itulah yang diterapkan pada korban eksperimen di unit 731, mereka menganggap subyek eksperimen tersebut adalah gelonggongan kayu. Nama itu juga berasal dari unit 731 yang sering disebut tempat pengolahan kayu oleh warga sekitar.
Para korban eksperimen ini terdiri dari para kriminal, para bandit, orang-orang yang anti Jepang, tahanan politik, atau orang-orang yang dituduh melakukan kegiatan pemberontakan. Mereka terdiri dari para bayi, orang tua, ibu hamil, dan anak-anak.

Salah satu bentuk eksperimen yang dilakukan di unit 731 adalah operasi pada manusia hidup tanpa pemberian anastesi, korban-korban eksperimen ini biasanya dikubur di dalam sel. Operasi terbuka dan besar-besaran dilakukan setelah para korban diberikan berbagai macam penyakit, dalam operasi ini organ para korban dikeluarkan satu per satu untuk melihat sampai seberapa besar efek dari penyakit yang diberikan.

Bagian tubuh seperti tangan dan kaki diamputasi untuk menganalisa pendarahan, sebagian tangan dan kaki itu kemudian dipasang kembali dalam keadaan terbalik. Tidak hanya itu, tangan dan kaki para korban dibekukan terlebih dahulu sebelum diamputasi. Dalam ini mereka mempelajari efek dari jaringan kulit mati yang tidak mendapatkan pertolongan.

Selain itu organ dalam perut para korban dikeluarkan kemudian dimasukan kembali.

Eksperimen lain yang dilakukan pada korban-korban di unit 731 satu adalah penyuntikan penyakit spilis dan gonorea kepada pria dan wanita dengan dalih bahwa suntikan itu adalah sebuah vaksin. Selain itu para tahanan juga kerap menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh penjaga. Selain itu para tahanan juga kerap menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh penjaga, wabah penyakit biasanya dijatuhkan ke target-target yang ditentukan bersamaan dengan bom, hasilnya andalah penyakit kolera dan antrax yang telah membunuh kurang lebih 400.000 warga china.

Yoshimura Hisato mengadakan sebuah penelitian di luar unit, ia membawa para tahanan ke luar dan mencelupkan bagian tangan dan kaki ke dalam air hingga membeku. Sebuah kesaksian mengatakan bahwa untuk menentukan apakah organ tersebut sudah beku atau belum dengan cara dipukul dengan batang kayu. Jika bersuara nyaring berarti organ tersebut sudah beku, setelah beku tangan dan kaki itu kemudian disemprotkan dengan air yang memiliki suhu yang berbeda. Variasi dari eksperime ini bahkan lebih sadis.

Kemudian sebuah eksperimen pada penyakit sepilis pun dilakukan, para dokter mengadakan kegiatan seks di bawah paksaan antara tahanan yang terinfeksi sepilis dengan yang tidak untuk menularkan penyakit tersebut.

Empat sampai lima petugas unit akan datang dengan pakaian serba putih dengan hanya sebuah lubang pada bagian mata dan mulut, petugas ini kemudian menyuntikan penyakit sepilis kepada tahanan dan membawanya ke sel untuk dipaksa berhubungan seksual dengan tahanan lain. Jika tahanan menolak maka akan dihukum tembak mati.

Para korban yang telah terinfeksi penyakit sepilis kemudian dibedah hidup-hidup dan tanpa anastesi untuk mengetahui perkembangan dari penyebaran penyakit tersebut di dalam tubuh mereka. Testimoni dari banyak penjaga mengatakan bahwa kebanyakan inang dari penyakit sepilis ini adalah wanita (bahkan mereka juga menerima penyuntikan paksa), para penjaga kemudian menyebut ‘roti isi selai’ untuk kemaluan wanita yang terinfeksi sepilis.

Kesaksian lain mengatakan bahwa banyak korban dari penelitian ini adalah wanita hamil asal china dan wanita dengan anak-anak asal Rusia. Para peneliti terus menganalisis penyebaran penyakit di antara tahanan, banyak juga anak-anak yang lahir di dalam unit dengan penyakit sepilis.
Para wanita ini tidak hanya diinjeksikan penyakit sepilis, tetapi juga dipaksa untuk hamil agar kelak jabang bayinya dapat digunakan untuk penelitian akan hipotesis penular vertical antara ibu dan si cabang bayi terhadap sejumlah penyakit termasuk sepilis. Meski pun tercatat banyak bayi yang lahir di dalam unit, tapi tidak satu pun tercatat selamat. Diindikasikan bahwa mereka mati selama masa kehamilan dan setelah dilahirkan.

Sementara para laki-laki sering digunakan untuk single study agar hasil dari penelitian mereka tidak dikacaukan dengan variable lain, berbeda dengan wanita yang sering menjadi subyek penelitian massive seperti eksperimen bacterial dan psychological, eksperimen seksual, dan korban dari kejahatan seksual.

Sebuah kesaksian sebuah anggota penjaga menjelaskan secara detil kondisi tersebut.
“pada suau hari ketika seorang dokter mengatakan bahwa Ia menginginkan sebuah jadwal eksperimen manusia, namun ia memiliki sedikit waktu luang. Ia kemudian mengambil kunci sel yang ditinggali oleh seorang perempuan Cina dan kemudian memperkosanya. Petugas yang lain kemudian mengambil kunci untuk membuka sel lain, ia menemukan seorang perempuan yang sudah pernah digunakan untuk eksperimen pembekuan. Jari-jari ditangannya hilang dan tulang belulangnya berwarna hitam karena jaringan-jaringan yang sudah mati. Petugas ini tetap memutuskan untuk memperkosa perempuan ini, tetapi kemudian ketika ia melihat organ seksual mereka sudah memborok dengan nanah yang terus mengalir ia memutuskan untuk membatalkan niatnya dan mengunci kembali sel itu dan pergi melakukan eksperimen.”

Para tahanan juga dijadikan subyek dari percobaan senjata perang, tahanan ini gunakan untuk melihat efek geranat dari jarak yang berbeda-beda. Mereka juga diikat ditiang untuk kemudian ditembaki oleh bom yang berisi bibit penyakit. Senjata kimia, dan ledakan bomb.


Meski pun perbuatannya sungguh kejam, Shiro Ishii dibebaskan dengan tebusan segala data penelitian yang ia punya. Karena penelitian dengan subyek manusia tidak akan mungkin dilakukan maka data hasil penelitian ini dianggap berharga.





rujukan :
https://id.wikipedia.org/wiki/Unit_731
http://ceritahoror.com/kisah-sadis-dari-unit-731/
https://www.google.co.id/search?q=unit+31&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwipua_2wdrKAhUBKXIKHYa4BjYQ_AUICCgC&biw=1280&bih=648#tbm=isch&q=unit+731&imgrc=lKhhsXFb4rNn8M%3A

dzalikanews - Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi III DPR membentuk panitia kerja kebakaran hutan dan lahan (Panja Karhutla) untuk menyelidiki mekanisme terbitnya surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas 15 kasus dugaan kebakaran hutan yang dikeluarkan Polda Riau.

"Kami mau lihat prosesnya. Karena menurut kami ada kejanggalan, ada hal-hal yang tidak masuk di akal sehat," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/9).

Namun, dia tak menjelaskan secara rinci kejanggalan yang dimaksud. Benny hanya menyebutkan komisi itu perlu melakukan penyelidikan secara spesifik atas diterbitkannya SP3.

Panja Karhutla, kata Benny, akan bekerja selama masa sidang periode ini yang berakhir pada Oktober. Ketika hasil penyelidikan belum selesai, tambahnya, maka Panja Karhutla akan dilanjutkan.

Sementara, anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyebutkan, Panja Karhutla berencana akan mengunjungi Riau untuk mendalami kasus tersebut. Di Riau, Panja Karhutla rencananya akan bertemu aparat penegak hukum dan masyarakat.

Arsul menyayangkan langkah Polda Riau menerbitkan SP3 15 perusahaan yang diduga terlibat kebakaran hutan tanpa didukung bukti yang cukup meski sudah melibatkan ahli.

"Kami pertanyakan kenapa tidak mencari ahli bandingan. Tugas penyidik kan harus seoptimal mungkin cari alat bukti," ujar Arsul.

Keterangan ahli pembanding menurutnya diperlukan agar kebijakan penerbitan SP3 memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Upaya ini yang dinilainya tidak terlihat dalam penerbitan SP3 atas 15 perusahaan di Riau.

Selain itu, Arsul juga mendorong agar masyarakat sipil yang merasa dirugikan untuk mengajukan praperadilan. Langkah ini diharapkan dapat menggali keterangan dari para ahli.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian sebelumnya menjelaskan, penghentian penyidikan atas 15 kasus dugaan kebakaran hutan dilakukan secara bertahap.

Tito menjelaskan penghentian tersebut dilakukan pada rentang Januari 2016 hingga Mei 2016. "Kami klarifikasi bahwa itu bukan dihentikan serentak ataupun baru-baru ini, tapi itu dimulai pada Januari," ujar Tito saat ditemui di gedung DPR kemarin.

Menurut Tito, ada berbagai alasan kenapa kasus-kasus tersebut pada akhirnya dihentikan penyidikannya. Salah satu alasannya adalah karena kebakaran terjadi di luar peta perusahaan. Berdasarkan laporan yang ada, kebakaran kebanyakan terjadi di daerah yang masih dikuasai oleh masyarakat. (asa)
dzalikanews - POS KUPANG.COM -- Ingat dengan Septiawan Suryawirawan? Miliarder kaya raya asal Indonesia tersebut beberapa waktu yang lalu sempat menghebohkan publik karena pesta pernikahannya yang super mewah.
Bagaimana tidak, ia dan istrinya bahkan menghadiahkan satu unit apartemen bagi tamu yang beruntung.
Semenjak pemberitaan tentang pesta pernikahannya yang super mewah itu mencuat, miliarder muda tersebut pun semakin dikenal namanya.
Tapi tahukah kamu jika ternyata Septiawan tidak serta merta begitu saja menjadi seorang miliarder?
Ia harus mengalami banyak hal pahit sebelum dirinya meraih kesuksesan.
Ia bahkan sempat dibuang oleh orangtua kandungnya sendiri ketika ia masih kecil.
Dilansir dari berbagai sumber, kisah perjuangan Septiawan hingga bisa menjadi 'manusia satu juta dollar' ini sangat menginspirasi.
Siapa sangka jika pria yang kini berusia 27 tahun tersebut harus mengalami masa kecil yang menyakitkan.
Tian, panggilan akrabnya, dibuang oleh orangtuanya sendiri semenjak ia masih sangat kecil.
Beruntung sang nenek mengambil alih kewajiban merawat Tian, dan berjuang kerasa untuk bisa membesarkannya.
Nenek Tian waktu itu berprofesi sebagai pedagang telur puyuh di warung-warung.
Tian merupakan anak dengan fisik yang lemah saat itu, sehingga ia sering sakit-sakitan.
Bukan hanya sakit-sakitan, Tian bahkan tidak lulus SMP karena ia sering dibully di sekolah.
Merasa ditolak oleh banyak orang, Tian tentu sangat sedih.
Namun neneknya tak pernah berhenti untuk menyemangati dirinya.
Saat dirinya duduk di bangku SD kelas 2, ia pernah dikembalikan ke orangtua kandungnya.
Tapi Tian akhirnya kembali ke neneknya karena tidak betah dengan perlakuan kasar yang ia terima dari orangtuanya.
Beranjak dewasa, Tian mulai merasa punya tanggung jawab mencari nafkah untuk dirinya sendiri dan neneknya.
Kebetulan saat itu ia ditawari bekerja menjadi badut oleh salah seorang keluarga jauhnya.
Tian pun menjadi badut di Mall Tunjungan Plaza Surabaya pada tahun 2003.
Saat itu Tian masih kelas 3 SMP.
Setiap pulang sekolah pada pukul 3 sore hingga 9 malam, ia bekerja menjadi badut.
Tian menerima bayaran 20 ribu hingga 35 ribu rupiah per even yang ia jalani.
Bekerja menjadi badut membuat Tian banyak menerima cemoohan orang.
Banyak yang menganggap jika tubuhnya terlalu lemah untuk menjadi badut.
Tapi Tian tidak peduli, ia merasa kasihan kepada neneknya jika ia berhenti bekerja.
Enam bulan menjadi badut, Tian akhirnya beralih menjadi pesulap.
Dari situlah masa keberuntungan Tian mulai mendekat.
Ia mulai menerima honor yang menjanjikan dari sulap.
Suatu hari ia mendapat ide untuk menjual even dari beberapa grup boyband dan girlband terkenal di Indonesia.
Hanya bermodalkan mulut, Tian ternyata bisa menjalani bisnis tersebut.
Bisnisnya pun makin berkembang dan semakin sukses hingga sekarang.
Di balik masa kecilnya yang suram, Tian ternyata bisa tumbuh menjadi pria yang hebat dan membanggakan.
Kasih sayang dari neneknya, adalah salah satu hal yang menjadikan dia seperti sekarang.
Niat Tian cuma satu, ia ingin mengubah hidupnya dan membahagiakan neneknya.
adi, apapun yang terjadi, meskipun banyak kesulitan yang ia hadapi, ia tetap maju. (*/tribunsolo/galuh palupi swastyastu)

dzalikanew - detikcom Tokoh yang dituduh sebagai orang dibalik kudeta Turki, Fethullah Gulen dikabarkan sedang menderita penyakit komplikasi. Meski begitu, tokoh kharismatik Turki itu masih bersemangat terbukti dari pancaran matanya bersinar ketika menatap setiap orang di hadapannya.

Walaupun sudah kesusahan untuk berjalan, ulama kenamaan Turki tersebut masih bersedia menghampiri beberapa wartawan Indonesia yang bersilaturahim ke kamp Golden Generation, Worship and Retreat Centre (GGWRC) yang berada di kawasan pedesaan Saylorsburg, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Ketika wartawan Indonesia hadir di rumahnya untuk bersilaturahim, Gulen menyambutnya dengan salam bersuara lirih namun jelas disertai senyuman keikhlasan.


“Assalamualaikum….,” sambut Gulen kepada wartawan yang datang seraya meletakkan telapak tangan di dadanya dalam ruangan tempat mengajarnya di Pennsylvania, Minggu (21/8/2016), dikutip dari antaranews.com.

Gulen lantas mempersilahkan wartawan yang datang untuk duduk, sedangkan ulama kelahiran Erzurum, Turki bagian timur pada 1941 itu memulai kuliah dengan 20 orang murid yang tak hanya berasal dari Turki saja, ada juga dari negara lain seperti Iraq dan Pakistan.

Rutinitas mengajarnya ini sudah dimulai sejak dirinya dinyatakan lulus dari salah satu sekolah swasta di Erzurum dan memperoleh izin untuk berkhotbah.


Di tempat mengajar yang sederhana itu, Gulen menyalurkan ilmunya perihal pentingnya pemahaman dan toleransi. Upaya reformasi sosialnya menjadikan Gulen sebagai salah satu tokoh masyarakat Turki uang paling terkenal dan dihormati di tahun 1960-an.

Dalam kesempatan itu, para wartawan juga mengikuti kegiatan mengajar Gulen seraya menyantap suguhan berupa gula-gula khas Turki di ruangan yang juga digunakan untuk salat berjamaah.

Ulama yang sudah sekitar 17 tahun tinggal di Amerika Serikat tersebut saat ini telah memiliki jutaan pengikut.


Juru bicara Gulen, Alp Aslandogan ketika ditemui oleh awak media mengatakan tidak ada yang dapat memastikan jumlah pengikut Gulen sebenarnya karena pengikutnya tidak memiliki organisasi tertentu, sehingga sulit untuk mengetahui jumlah pastinya.

“Selama ini kami tidak tahu berapa jumlah pengikut Gulen, karena kami tidak pernah mengisi formulir,” kata Aslandogan.

“Yang jelas, ada jutaan warga Turki yang menjadi pengikut Gulen yang tinggal tidak hanya di Turki, tapi juga menyebar ke 170 negara. Ada gerakan bersama yang dilakukan para pengikut Gulen, yaitu Hezmat. Ini merupakan gerakan pelayanan yang fokus utamanya pada pendidikan dan kesehatan,” lanjutnya.

Sedangkan untuk gerakan Hezmat sendiri, Osman, pengurus Yayasan Golden Genration menjelaskan dilakukan oleh relawan pengikut Gulen.

“Gulen sama sekali tidak mendapatkan bayaran dari banyaknya sekolah maupun RS yang dibangun para pengikut Gulen,” kata Osman, dikutip dari detik.com.

Sehingga, informasi tentang kepemilikan Gulen atas sekolah, Rumah Sakit, maupun perusahaan adalah tidak benar. Pasalnya, dalam sekolah maupun Rumah Sakit yang dimiliki para pengikut Gulen, tidak terdapat nama Gulen dalam struktur kepengurusannya.

“Sampai sekarang Pak Gulen tidak memiliki jabatan apa pun,” ungkap Osman.

Penghasilan utama Gulen selama hidupnya adalah royalti dari buku yang telah ia tulis. Namun, semenjak penerbit buku karya Gulen ditutup oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, royalti itu tidak diterima oleh Gulen lagi.

Ketika Gulen menerima royalti, pendapatannya tersebut ia gunakan untuk membayar ruangan seluas 15 meter persegi yang ia tinggali saat ini. Apabila tersisa, uang tersebut disumbangkan untuk kegiatan di Kamp GGWRC.

Selain royalti buku, Gulen sebelumnya juga memiliki penghasilan dari pensiunan PNS Turki. Namun, saat ini pemerintah Turki telah menghentikan uang pensiunannya tersebut. Saat ini, Gulen tidak ingin menimbun harta mengingat dirinya tidak memiliki istri maupun anak.

Dalam kehidupan sehari-hari, ulama kharismatis tersebut jauh dari kemegahan dunia. Tempat tinggalnya berada di ruangan 45 meter persegi di lantai 2 sebuah gedung berdinding kayu, tanpa ada asisten khusus. Terdapat tiga bagian dalam ruangan yang ia pakai. Bagian terbesar adalah ruang ta’lim, kemudian ruang kerja, dan ruang tidur.

Wartawan yang bersilaturahim ke kediaman Gulen waktu itu berkesempatan untuk menyaksikan langsung ruangan gulen ini. Ruangan yang ditemui pertama adalah ruangan ta’lim. Dalam ruangan itu, terdapat banyak kitab dan buku di bagian dinding serta beralas karpet khas Turki.

Ada juga kursi di tengah ruangan yang digunakan Gulen ketika mengajar. Kursi sofa tersedia mengelilingi ruangan sebagai ciri khas desain Turki. Tulisan kaligrafi juga memperindah pemandangan dinding ruangan itu.

Pintu masuk ruang kerja dan ruang tidur berada di bagian pojok kiri. Di dalam ruang kerja juga dipenuhi oleh buku maupun kitab. Meja dan kursi untuk Gulen menulis terpajang indah di dalamnya. Untuk bagian kamar tidur, Gulen tidak memiliki ruangan yang besar. Hanya ada Kasur berukuran sedang, sebuah meja kecil dan lemari kecil untuk menyimpan pakaian. Selain itu, Gulen juga memiliki monitor kecil cctv untuk memantau tamu yang akan datang dan melihat suasana di ruangan ta’lim.

Kehidupan Gulen tampak sederhana. Namun, banyak media menuliskan Gulen memiliki kekayaan luar biasa yang diperoleh dari sekolah-sekolah dan RS-RS Gulen.


Gulen dipindahkan ke ruangan yang lebih gampang dijangkau di gedung utama yang baru dibangun yayasan sejak beberapa bulan lalu. Dipindahnya Gulen ke gedung yang dibangun tiga bulan yang lalu ini karena faktor keamanan dan kenyamanan. Sebelum dipindahkan, untuk sampai ke tempat tinggalnya, Gulen harus naik tangga ke lantai dua. Sehingga sangat menyusahkan ulama berusia 75 tahun itu.
Liputan6.com, Surabaya - Kabupaten Sumenep yang berada di ujung timur Pulau Madura, Jawa Timur ternyata memiliki pesona wisata yang sangat luar biasa. Sumenep memiliki 126 pulau kecil yang satu di antara pulau berpenghuni tersebut memiliki kadar oksigen terbaik nomor dua di dunia.

Pulau tersebut bernama Giliyang yang secara geografis berada di Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Untuk bisa tiba di sana, para wisatawan harus menggunakan perahu nelayan di Pelabuhan Dungkek. Setelah menikmati perjalanan laut selama 45 menit, kita sudah bisa langsung menghirup bersihnya udara Pulau Giliyang.

"Di Pulau Giliyang ini mempunyai oksigen terbaik kedua di dunia setelah Yordania," kata Bupati Sumenep, A Busyro Karim kepada Liputan6.com di Pulau Giliyang, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin 18 Juli 2016.

"Dan pada bulan Desember 2016, Pulau Giliyang akan mempunyai air tawar yang dialirkan melalui pipa dalam laut dari Dungkek menuju Giliyang. Kalau ada tambahan air tawar, maka kesehatan warga Giliyang akan bertambah baik," dia menambahkan.


(Dian Kurniawan/Liputan6.com)
Untuk membuktikan kebenaran tersebut, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja ke Pulau Giliyang.

Khofifah menuturkan, Pulau Giliyang yang memiliki kandungan oksigen nomor dua tertinggi di dunia itu perlu dijaga dengan baik. Dengan begitu, kondisi alam yang masih baik tersebut tidak mudah tercemari.

"Menurut uji laboratorium yang kami dapatkan informasinya, Pulau Giliyang memiliki oksigen tertinggi nomor dua di dunia, sehingga kemungkinan orang bisa hidup lebih sehat dan panjang umur," tutur Khofifah.
Liputan6.com, Cirebon - Cirebon merupakan salah satu daerah di kawasan Pantura yang banyak memiliki cerita sejarah dan warisan budaya. Salah satu peninggalan budaya di Cirebon adalah Watu Celek, yakni monumen mini berbentuk alat kelamin laki-laki.

​Monumen itu berada tepat di samping makam kuno Datuk Pardun. Tepatnya di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, sebelah selatan Bank BJB Kota Cirebon.
Filolog Cirebon, Oppan Raffan Hasyim, menjelaskan hanya ada satu manuskrip yang menjelaskan soal monumen mini tersebut, yakni Sejarah Akhir Cirebon (tanpa tahun penulisan).

"Dalam manuskrip tersebut dinyatakan, Watu Celek merupakan ejekan atau sindiran terhadap cucu Syekh Siti Jenar, Datuk Pardun, yang memiliki birahi kekuasaan sangat tinggi seperti kakeknya," tutur Oppan, Minggu, 31 Juli 2016.

​Oppan belum berani menyebutkan siapa pencipta monumen tersebut. Hanya, dalam manuskrip tersebut tercatat monumen Watu Celek berdiri pada masa pemerintahan Panembahan Ratu sekitar akhir 1590-an.

"Jadi tidak benar, jika pencipta Watu Celek tersebut adalah Pangeran Arya Wira Celek, seperti yang diucapkan seorang budayawan yang kini telah mangkat," ucap Oppan.
Dia mengatakan, dalam tradisi masyarakat Jawa dan Cirebon, pengekspresian jenis kelamin dengan simbol tertentu bukanlah hal yang asing. "Karena itu monumen Watu Celek saat ini dipancang di sebelah makam kuno Datuk Pardun," kata dia.

Sementara itu, budayawan Cirebon, Nurdin M Noor, menjelaskan gambaran kelamin laki-laki yang tengah birahi sebenarnya merupakan simbol umum yang terdapat pada artefak-artefak kuno, seperti candi dan sitiinggil Keraton Kasepuhan. Dalam bahasa Sansekerta, simbol ereksi lelaki seringkali disebut lingga binangkit.

"Saya pernah konfirmasi kepada Sultan Kasepuhan PRA Arief Natadiningrat mengenai bagaimana jika patung Watu Celek itu dipindahkan saja ke lingkungan sitiinggil Keraton Kasepuhan dan dipancang berderetan dengan patung lingga dan yoni. Beliau sendiri tampaknya tidak keberatan akan hal itu, karena antara Watu Celek sebagai lingga dan yoni akan terasa pas. Keduanya merupakan simbol kesuburan antara lelaki dan perempuan," tutur Nurdin.

Kendati demikian, kata dia, usulan tersebut ditolak Pemrakarsa Sejarah dan Budaya asal ITB Bandung pada sebuah forum diskusi. "Yang menolak itu Ibu Yani. Beliau menyarankan agar sebaiknya monumen tersebut tetap di tempat itu sebagai cagar budaya yang memiliki nilai sejarah," ucap Nurdi
Blogdetik - Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan di era pemerintahan SBY yang kini menjadi Managing Director dan Chief Operating Bank Dunia, 26 Juli 2016 memberikan ceramah kepada para mahasiswa-mahasiswi di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok. Tema-nya adalah Yang Muda Yang Beraksi.

Pidato lengkap Sri Mulyani bisa dibaca di detikfinance: Ini Pidato Lengkap Sri Mulyani di Kampus UI Hari Ini

Secara keseluruhan isi pidatonya sangat menginspirasi, tapi disini ketak-ketik hanya memetik sedikit saja dengan kemasan yang lebih sederhana yang pas buat generasi muda kekinian.

Menurut Sri Mulyani Indonesia memiliki potensi besar dan dapat menjadi pelaku global yang disegani. Namun potensi ini harus diwujudkan menjadi kinerja dan prestasi. Maka dari itu diperlukan generasi muda yang percaya diri, dengan visi luas dan ambisi dan kreativitas yang kuat untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan guna menciptakan kemakmuran, kemajuan peradaban, dan keadilan sosial. Generasi muda paling enggak harus bisa:

1 Memanfaatkan Teknologi

Kita harus bisa memanfaatkan teknologi, dicontohkan ada 50 juta lebih penguna twitter bahkan Jakarta disebut-sebut termasuk kota pengguna twitter teraktif di dunia. Bagaimana kita dapat memanfaatkan dunia teknologi yang kita kagumi ini? Bagaimana kita tidak hanya menjadi penerima teknologi dan informasi namun juga produktif sebagai pencipta?

Sri Mulyani pun mencontohkan Go-Jek sebagai salah satu bentuk inspirasi dalam hal peluang bisnis, inilah contoh memanfaatkan teknologi untuk aktivitas kreatif dan produktif.

Menurut Sri Mulyani generasi muda saat ini adalah generasi yang hidup pada masa demokratisasi pengetahuan. Saat ini, kita semua memiliki akses informasi yang instan melalui smartphone. Banyak kampus memiliki fasilitas wi-fi, sehingga mahasiswa setiap saat mampu terkoneksi dengan informasi dan data. Hari ini, hanya perlu satu klik untuk mendapatkan informasi dan data yang dicari. Ironisnya, melimpahnya informasi ini tidak otomatis membuka pikiran dan wawasan kita.

2. Mau Mendengarkan Sesuatu Yang Berseberangan Dengan Pandangan Kita

Meski melimpah informasi tapi ada kecenderungan wawasan masyarakat menjadi menyempit. Saat ini seseorang semakin mudah melakukan justifikasi asumsi dan stereotype dalam menilai suatu masalah atau pihak lain.

Tidak suka? Ya tidak usah dibaca atau didengarkan. Sangat mudah bagi kita menghilangkan sisi lain yang berseberangan dengan kita. Kita hanya membaca berita dan informasi yang sesuai dengan kecenderungan pandangan kita.

Diskusi hanya satu versi dan semakin sedikit diskusi yang seimbang dan melihat perbedaan pandangan. Polarisasi menjadi semakin tajam dan jauh. Kita harus terus berupaya untuk membangun jembatan antar perbedaan pandangan apabila kita ingin mempertahankan kebhinekaan Indonesia. Selalu bersedia mendengar dan memahami mereka yang tidak sependapat dengan kita memang tidak mudah. Dunia pendidikan pun harus bisa harus mampu memelihara lingkungan saling mendengar perbedaan dan saling berargumentasi yang sehat dan saling menghormati untuk terus memperbaiki kualitas peradaban kita.

=============================================================

Ini hanya dua point yang ketak-ketik petik, selebihnya silahkan baca pidato versi lengkapnya dilink yang sudah dicantumkan diatas itu ya. Dua hal ini menurutku, ini menurutku loh ya! sangat berkaitan dengan generasi kekinian saat ini.

Betul sekali apa yang dicontohkan ibu Sri itu yakni Indonesia termasuk negara penguna twitter yang terbesar dan juga sangat aktif. Tapi sayangnya sejauh ini hanya sebatas menggunakan untuk hal-hal yang kurang kreatif dan tak produktif. Lihat saja berapa banyak pengguna twitter yang hanya untuk membully artis yang tidak disukainya, berapa banyak pengguna twitter yang hanya ngetweet cemoohan, dengan kata-kata kotor? banyak banget pastinya, dimana rata-rata mereka semua itu generasi muda. Andai saja mereka bisa memanfaatkan teknologi untuk hal-hal kreatif dan produktif, ya paling enggak ngetweet konten-konten positif gitulah.

Dan yang kedua, betul sekali kata ibu Sri bahwa kita harus mau mendengar atau memahami pendapat orang lain yang berbeda. Yang biasanya terjadi adalah kita hanya mau menyimak pendapat atau hal yang sesuai dengan pandangan kita.  Contoh yang terjadi saat ini banyak sekali orang yang belum move on dari pemilihan presiden, misal pendukung calon presiden yang gak menang masih saja mengeluarkan ini itunya sendiri yang intinya apapun yang dilakukan presiden yang menang pokoknya salah, sementara pendukung calon presiden yang menang juga masih saja meladeni ribut ini itunya. Seolah mereka punya dalil-dalil masing-masing dan gak bisa akur.

Jangankan para pendukung era pemilihan presiden yang masih gagal move on, orang yang masih berprasangka pada ibu Sri Mulyani karena pikirannya masih dimasa-masa era SBY pasti gak bisa mengambil inspirasi dari apa yang disampaikan oleh ibu Sri Mulyani, yakin deh! Sepositif apapun yang disampaikan komentarnya tetep negatif.

Salam Ketak-Ketik,
dr Pojokan
Detiknews - Jakarta - Presiden Joko Widodo melantik 12 menteri dan Kepala BKPM baru siang ini. Para menteri mengucapkan sumpah dan resmi menjabat sebagai menteri.

Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016). Para menteri dan Kepala BKPM berdiri berjajar dalam dua baris.

Pengangkatan 12 orang menteri baru disahkan lewat Keputusan Presiden Nomor 83P tahun 2016 Tentang Penggantian beberapa menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019. Sementara itu, pengangkatan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong diangkat lewat Keputusan Presiden Nomor 84P Nomor 2016.

Usai Keputusan Presiden dibacakan, Presiden Joko Widodo memandu para menteri dan Kepala BKPM untuk mengucapkan sumpah. Mereka juga didampingi rohaniwan sesuai agama masing-masing.

"Bersediakah diambil sumpah janji menurut agama masing-masing?" tanya Jokowi.

"Bersedia," jawab mereka.

Mereka lalu mengucapkan sumpah dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Pelantikan ini juga dihadiri sejumlah pejabat negara serta menteri-menteri yang dicopot oleh Jokowi.


Berikut daftar lengkap reshuffle kabinet kali ini:

1. Menko Kemaritiman: Luhut Binsar Pandjaitan
2. Menteri PPN/Kepala Bappenas: Bambang Brodjonegoro
3. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Sofyan Djalil
4. Kepala BKPM: Thomas Trikasih Lembong
5. Menko Polhukam: Wiranto
6. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
7. Menteri Desa dan PDTT: Eko Putro Sandjojo
8. Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi
9. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Muhadjir Effendy
10. Menteri Perdagangan: Enggartiasto Lukita
11. Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto
12. Menteri ESDM: Arcandra Tahar
13. Menteri PAN RB: Asman Abnur

Berikut mobil-mobil yang menemani Prabowo dan Jokowi sehari-hari maupun saat berkampanye

Setelah sebelumnya tim mobilWOW.com telah sedikit mengupas beberapa mobil yang menjadi tunggangan calon presiden RI ke-7. Kali ini kami akan kembali mengulas singkat mengenai mobil-mobil yang ada di dalam kesaharian Jokowi dan Prabowo. Penasaran? Berikut ulasan singkatnya.

Mobil selanjutnya adalah Toyota Kijang Innova berkelir hitam yang merupakan kendaraan favorit Jokowi sebagai tunggangannya kala ia melakukan aksi 'blusukan' yang menjadi ciri khasnya. Tak urung berbagai kejadian sempat membuat mobil tersebut lecet-lecet.
Tercatat, sekitar di bulan Maret lalu, mobil dengan spesifikasi sama dengan  Innova putih pemberian pendukungnya tersebut, bahkan pernah terjebak lumpur ketika mengunjungi Taman Bersih Manusia Wibawa (BMW), Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sementara untuk mobil selanjutnya adalah Suzuki APV juga menjadi salah satu dari 20 mobil yang dikirimkan Prabowo sebagai mobil kesehatan keliling.
Mobil keluarga ini diketahui memang memiliki kapasitas kabin yang lumayan luas sehingga sangat cocok untuk dipergunakan sebagai dengan cukup banyak perlengkapan.

Setelah sempat berpindah hati menggunakan mobil esemka,  Jokowi akhirnya kembali memilih Toyota sebagai kendaraan sehari-harinya. Namun kali ini, bukan Innova melainkan Camry sebagai tunggangannya. Hal tersebut ditenggarai pada saat itu, rupanya mobil Esemka masih tersandung masalah regulasi dan masih belum layak jalan.
Sedan tersebut merupakan Camry lansiran 2010 yang dikatakan cukup mumpuni dalam jajaran sedan Tanah Air. Mobil ini hadir dalam dua versi mesin yang disediakan, yakni 2.4 liter VVT-i dengan tenaga 165 hp dan 3.5 liter V6 Dual VVT-i dengan gelontoran tenaga lebih impresif sebesar 273 hp.

Sementara untuk mobil yang kali ini akan tim mobilWOW.com terbilang agak sedikit unik. Berawal tak mau menggunakan mobil dinas untuk acara di luar kedinasan, Jokowi memilih untuk mengandalkan mobil sewaan. Salah satunya adalah New Toyota Kijang Innova Facelift satu ini.
Toyota Kijang Innova bernomor Polisi B 1567 PRA ini merupakan seri terbaru dari keluarga Kijang. Tak banyak berubah dari sektor performa, ia lebih mengukuhkan sosoknya yang luxury dengan merombak sudut perwajahan dan buritan. Jokowi pernah mengendarai mobil tersebut ketika tengah menghadiri pernikahan puteri Sys NS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan pada bulan April lalu.

Dari sekian banyak mobil, mungkin mobil ini menjadi yang termewah. Ya, Porsche Boxster dengan nopol B 51 LLO diberitakan merupakan pemberian dari seorang pengusaha restoran, Budi Susilo, untuk melancarkan aksi kampanyenya.
Padahal sportcar ini tentu saja varian mewah yang tentu saja memuaskan ketika digeber di jalanan.

Sekedar informasi, mobil ini lahir dengan tiga varian, yakni Boxster, Boxster S dan Boxster GTS. Menilik lebih dalam, dari sudut fisiknya memang sangat mirip, tapi soal performa masing-masing punya kehebatan tersendiri. Hal tersebut bisa dilihat dari mufler yang dipakai tiap tipe.

Lagi-lagi Kijang Innova menjadi favorit sang capres nomor urut dua tersebut. Jokowi kepada antara pernah menyampaikan bahwa ia menyewa tiga mobil sampai ia mendapatkan Toyota Land Cruiser dari Pemprov DKI.
Mobil dengan nopol B 1123 RFR tersebut termasuk dari generasi ke-5 keluarga Toyota Kijang yang mulai dirilis pada tahun 2004.Dapur pacu yang dipergunakan adalah 1TR-FE berkapasitas 1988 cc dengan gelontoran tenaga mencapai 134 hp.

Pada Januari 2013 lalu, pemerintah Kota Surakarta melelang ratusan kendaran bermotor yang sudah jarang terpakai dan dianggap uzur. Salah satu yang menjadi primadona saat itu adalah mobil Kia Sedona atau nama lainnya Kia Carnival.
Rupanya mobil dengan angka tahun produksi 2004 tersebut adalah kendaraan dinas Jokowi saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Mobil tersebut mendapatkan penawaran tertinggi dalam lelang tersebut. Lelang akhirnya dimenangkan oleh peserta bernama Suyatno dengan penawaran Rp 85,9 juta.

Baru-baru ini, Prabowo meluncurkan 20 mobil relawan kesehatan keliling untuk wilayah Pulau Jawa. Deretan mobil berwarna putih dengan stiker wajah Prabowo tersebut beberapa diantaranya adalah varian Daihatsu Luxio yang memang terkenal longgar soal kapasitas kabin.
Tidak diketahui pasti versi Luxio manakah yang menjadi salah satu kendaraan kampanye Prabowo tersebut. Akan tetapi, ditelaah dari kemampuannya, Luxio memiliki dapur pacu 3SZ-VE DOHC VVT-i Berpendingin air dengan silinder 1459 cc.
Dari segi fitur, mobil ini punya kemampuan EFI (Electronic Fuel Injection untuk memaksimalkan konsumsi bahan bakar. Kini sudah keluar versi New Daihatsu Luxio yang dikenal lebih mewah dengan tambahan beberapa properti yang sudah diperbaharui.
Meski kebanyakan Joko Widodo lebih sering mengendarai mobil-mobil sekelas Toyota Kijang Innova. Sekalipun menyewa mobil, ia juga memilih Innova untuk menemaninya dalam tiap tugasnya. Namun, hal tersebut bukan berarti ia tidak suka dengan mobil mewah.
Berdasarkan lansiran media lokal beberapa waktu lalu mengatakan, Gubernur DKI Jakarta itu melaporkan memiliki 11 mobil dan 1 motor yang bernilai Rp 893 juta yaitu mobil Isuzu Panther (2), Honda City, Mercedes-Benz, Nissan Terrano, Daihatsu Espass, Suzuki dan motor Yamaha Vino E.
Sementara sang rival, Prabowo juga memiliki selera yang lumayan bagus dalam memilih mobil. Ia punya Lexus LX-570 yang kerap menemaninya dalam berbagai acara. Karena Prabowo belum masuk ranah instansi, tentu saja ia tidak mendapatkan mobil dinas seperti halnya Jokowi. Hanya saja seperti halnya Jokowi, Prabowo pun tentunya memiliki kendaraan lain.
Entah siapa yang nantinya akan menduduki RI-1? mobilWOW.com hanya menyajikan fakta tanpa berusaha berpihak pada salah satu calon. Selanjutnya giliran Anda yang menentukan Presiden terpilih. (densferlyn)
Berikut mobil-mobil yang menemani Prabowo dan Jokowi sehari-hari maupun saat berkampanye,
Di Indonesia saat ini tengah ramai memperbincangkan siapakah yang akan menjadi Presiden RI selanjutnya. Pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa dengan nomor urut satu atau Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla di nomor urut dua. Siapapun itu, nantinya salah satu pasangan tersebut akan memimpin Tanah Air tercinta.

Namun kali ini mobilWOW.com tidak akan membicarakan urusan politik, melainkan berbicara mengenai selera otomotif dari masing-masing calon presiden, yang ternyata memiliki selera berbeda satu sama lain.

Apabila selama ini Prabowo dikenal sebagai sosok tegas dan lugas dalam mengambil segala keputusan, hal itu ternyata sejalan dengan pilihan mobil yang menjadi kendaraan operasionalnya. Sementara, Jokowi, yang dikenal publik lantaran perangainya yang santai dan gemar 'blusukan' ini memiliki mobil yang juga tidak kalah menariknya.

Ingin tahu, mobil apa sajakah yang ada di sekitar mereka sebelum menjadi capres dan hingga sekarang? Berikut ulasan singkatnya.

Beberapa waktu sempat diberitakan menolak memakai mobil Land Cruiser dinas tersebut, Jokowi akhirnya mau mengendarainya ketika sedang meninjau kawasan Taman Semanggi. Nah uniknya, Jokowi yang masih menjabat Gubernur DKI Jakarta kala itu beralasan sayang baterai (aki) jika sampai rusak karena mesinnya tidak hidupkan.

Melihat lebih dalam sosok mewah dari Land Cruiser dan tahun produksinya,  ini merupakan generasi pertama yang menanamkan dapur pacu V8 sebagai penopang performanya. Menurut pantauan mobil ini, harga bekas-nya masih mencapai kisaran Rp 1.5 miliaran.

Itu baru mobil tunggangan orang no.1 di Jakarta. Lain halnya dengan Jokowi, Prabowo yang menjadi rivalnya juga memiliki selera otomotif yang lumayan bagus.

Prabowo justru lebih sering tertangkap media mengendarai Lexus LX-570. Tak hanya istimewa yang terhenti sampai disitu, rupanya plat nomor yang dipasangkan memiliki maksud tersendiri.
Tak hanya satu, Prabowo punya dua mobil Lexus yang keduanya memiliki nopol yang mirip, yakni B 17 PSD dan B 17 GRD. Kode PSD tersebut merupakan kepanjangan dari Prabowo Subianto Djojohadikusumo, dan GRD sendiri adalah nama partai pengusungnya, Gerindra.

Model Lexus LX-570 kesayangan Prabowo merupakan SUV dengan tenaga yang ditopang oleh mesin 5.7 liter dengan 8 silinder. Komponen dapur pacu tersebut lantas dikawinkan dengan transmisi 6 percepatan yang menghasilkan semburan power sebesar 383 hp.

Prabowo memang kerap menaiki mobil tersebut ke berbagai acara. Salah satu mobil Lexus-nya bahkan pernah dipakai untuk kampanye bersama Abu Rizal Bakrie dan calon wakil presidennya, Hatta Rajasa.
Untuk mobil berikutnya terbilang special, yakni mobil Esemka yang menjadi potret produksi otomotif dari anak-anak SMK Indonesia yang menjadi kenyataan. Pemanfaatan komponen terbesarnya dari pabrikan dalam negeri, sedangkan sekitar 20 persennya merupakan produk import.

Mobil ini membuat nama Jokowi semakin di atas angin karena ia sempat menggunakannya sebagai mobil dinas ketika ia menjabat Walikota Solo kala itu. Namun ujung-ujungnya mobil karya anak bangsa tersebut harus dikandangkan lagi karena dituntut oleh regulasi.

Mobil ini meski terbilang bukan mobil mewah namun mobil ini sangatlah istimewa, para simpatisan dan pendukung kemenangan Jokowi saat ia lolos putaran kedua pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Bahkan plat nomor yang dipasangkan padanya juga mengandung inisial Jokowi, B 1 JKW.
Mobil MPV yang tentu saja memiliki perawakan bongsor yang dipadukan dengan karakternya yang lux, merupakan cita rasa istimewa yang dimiliki Grand New Toyota Kijang Luxury 2012 tersebut.
Generasi ini menjadi seri lawas sebelum akhirnya lahir New Toyota Kijang Innova Facelift pada tahun selanjutnya.Saat akan diberikan sebagai sebuah hadiah, diketahui bahwa harga pasaran mobil tersebut pada saat itu mencapai Rp 300 jutaan. 
(densferlyn) mobilwow.com